google-site-verification: google99d00c1a52e95c01.html Meyalin Buku Sambil Belajar - Dunia Imajinasi dan Inspirasi

Meyalin Buku Sambil Belajar



Desi Novitasari membiasakan diri mencatat materi pelajaran yang paling penting, kemudian ditempelkan di tembok, pintu, meja makan dan ditempel di kamar. Pelajar yang duduk kelas satu jurusan Farmasi yang identik dan sarat akan angka. Desi yang sekolah di SMK Sadewa ini mengaku mengalami kesulitan belajar dalam hal hitung menghitung, itulah alasannya melakukan metode belajar dengan gayanya, agar tidak tertinggal dengan teman-teman yang lain.
Ada metode belajar yang lebih unik, seperti yang dilakukan oleh Ulinuha, cara ulin belajar pelajaran yang menurutnya sukar, ia sengaja membawa buku campuran. Jadi buku campuran inilah yang dimanfaatkan ulin untuk mencatat pelajaran. Sesampai di rumah, ulin menyalin ke buku khusus, sambil menyalin sekaligus belajar dan kembali mengulang pelajaran, “Biasannya habis subuh belajar, kalo masih belum paham baru menanyakan kepada gurunya mbak,” tambahnya.
Jika Desi Novitasi merasa kesulitan belajar matematika, maka Ika Widayanti dari SMK N Muhammadiyah 1 Wonosari justru mengalami kesulitan saat belajar Bahasa Inggris. Begitupun dengan Ulinuha yang sekolah di SMK N 1 Pleret Bantul ini, ia justru menyukai pelajaran matematika, alasan Ulin menyukai matematika karena jawabannya pasti. Berbeda dengan pelajaran Bahasa Indonesia, menurut Ulin bahasa Indonesia sulit untuk dipelajari karena terlalu banyak pengertian dan jawabannya tidak bisa dipastikan.

Amelia, salah satu pelajar dari SMK Yapemda memiliki tips belajar, belajar baginya tidak harus menghafalkan banyak materi, “Kuncinya kalo aku memahami, bukan menghafalkan,” tambahnya. Di balik kesukaran belajar dari para pelajar di atas yang lebih menekankan pada faktor internal, ternyata kesukaran belajar bisa terjadi karena faktor eksternal. Bentuk faktor eksternal ini misalnya fasilitas kurang memadai, metode belajar yang monoton, dan guru yang tidak bersahabat. Hal ini pun dibenarkan oleh KKPriskila Dewi dari SMK Sadewa, “Cara ngajar guru satu dengan guru yang lain berbeda-beda. Jika guru yang tidak asyik memicu untuk malas memperhatikan bahkan sampai rasa kantuk menyerang,” tambahnya. 
Agnes dorumeoko Simange memiliki definisi tersendiri, baginya guru yang menarik dan asyik adalah guru yang bisa menyesuaikan muridnya. “Jadi murid itu seperti teman. Sehingga membuat murid nyaman saat belajar!” paparnya.
Meyalin Buku Sambil Belajar Meyalin Buku Sambil Belajar Reviewed by Elisa ELisa on Thursday, August 21, 2014 Rating: 5

No comments:

Sahabat

Powered by Blogger.