google-site-verification: google99d00c1a52e95c01.html Tidak Kenal dengan Kampung Sendiri - Dunia Imajinasi dan Inspirasi

Tidak Kenal dengan Kampung Sendiri

Foto : Elisa
Kegiatan di sekolah menyita sebagian besar waktu kita, terlebih bagi mereka pelajar aktif yang mengikuti banyak kegiatan. Berangkat dari pagi hari hingga pulang petang menjadi hal yang lumrah bagi sebagian pelajar. Sibuk dengan kegiatan sekolah tidak lantas melupakan media sosial, eksis di jejaring sosial pun masih menjadi prioritas, namun apakah mereka yang memiliki begitu banyak aktivitas di luar juga aktif menjalani kegiatan di kampungnya?
“Saya sendiri cukup aktif mengikuti kegiatan pemuda di lingkungan rumah. Karena tinggal di kompleks perumahan jadi banyak teman juga,” kata Diajeng P. (15) Siswi kelas 10 X SMA Negeri 1 Prambanan. Ia pun memanfaatkan kesempatan dan waktu luang sebagai pelajar yang masih baru masuk SMA, dan memiliki banyak aktivitas yang padat untuk memaksimalkan organisasi di tempat tinggalnya. “Ya, walaupun belum terlalu sibuk di sekolah, sudah sering pulang sore,” tandasnya.
Berbeda dengan Aprilia Salsabila Nadifah (17), SMA Kesatuan Bangsa. Ia mengaku tidak mengikuti organisasi di tempat tinggalnya dan tidak aktif di sekolahnya. Aprilia salah satu pelajar perantau dari Jepara, Ia tinggal di Asrama sekolah. “Lebih tepatnya kalo di sekolahku bukannya tidak ada organisasi seperti di sekolah-sekolah lain, tapi lebih dalam bentuk program kegiatan sekolah,” alasannya. Meskipun demikian, siswa yang memiliki hobi dan kemampuan seni lukis ini, ketika masih di Jepara mengikuti organisasi di wilayahnya.

Menurut Nurhaya Elviani P.S. (15) yang merupakan teman satu kompleks di lingkungan tempat tinggal Diajeng menuturkan hal yang sama. “Di kampung sering ada kegiatan yang melibatkan masyarakatnya, pemuda-pemuda juga ikut,” ujar siswa kelas 10 SMK Karya Rini ini. “Kegiatan di sekitar rumah itu penting untuk menjalin tali silaturahmi, ujarnya.

Mereka tidak memungkiri banyak remaja seusia mereka jarang terlihat mengikuti acara di kampung. “Kalau sama teman-teman yang seperti itu sebaiknya diajak bersama-sama, dikasih pendekatan, saya juga pernah mengajak tapi mungkin karena individunya sendiri nggak mau, jadi susah,” ungkap Diajeng. “Aktif di sekolah itu bagus, tapi kalau bisa diimbangkan juga dengan kegiatan di lingkungan tempat tinggalnya.Karena menurutku kegiatan seperti itu penting, agar kita tahu siapa-siapa saja tetangga di lingkungan rumah kita,” paparnya. (Elisa & Adisti)

Tabloid BIAS | No. 4 | Thn 2015  
Tidak Kenal dengan Kampung Sendiri Tidak Kenal dengan Kampung Sendiri Reviewed by Elisa ELisa on Tuesday, January 12, 2016 Rating: 5

No comments:

Sahabat

Powered by Blogger.