Solidaritas Baik! Selektif Memilih Teman



Indonesia memiliki banyak keberagaman. Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia kagum dengan keberagaman dan solidaritas masyarakat Indonesia. Terkait dengan solidaritas, di kalangan remaja ternyata memiliki arti yang beragam. Salah satunya pendapat siswi SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta, Aulia Ankin Nadella, keberagaman dan solidaritas itu saat melakukan sesuatu yang baik untuk mendukung teman. Sayangnya, tidak semua teman mengartikan tindakan solidaritas untuk hal positif.
“Kayak misalkan tawuran, itu mereka bakal beralasan, solidaritas antar temen, berarti kalau temen mereka dikeluarin gara-gara tawuran, mereka juga mau dikeluarin, ngorbanin masa depan mereka gitu aja, dengan alasan yang sama, solidaritas, nggak mungkin kan?” tambahnya.
Bentuk solidaritas yang positif menurut Ankin misalnya mengambil keorganisasian, seperti mengikuti Hisbul Wathan (HW), Pramuka dan Yayasan Muhammadiyah. Mengikuti organisasi dan kegiatan semacam ini mudah menemukan teman yang memiliki solidaritas yang baik, sekaligus melatih membentuk solidaritas kita.
“Intinya, bentuk solidaritas tanpa batas itu, temen kamu nggak bakal ninggalin kamu sendiri begitu saja saat kamu butuh bantuan. Ya, kalau kata anak zaman sekarang bilang kacang lupa kulitnya,” tambahnya dengan canda khas.
Ankin memandang solidaritas dari segi religiusitas, sengaja Tuhan ciptakan untuk mendorong orang berbuat baik. Semakin besar solidaritas yang mereka miliki, semakin besar kepercayaan mereka kepada oranglain.
“Kalau remaja yang bener-bener tau apa itu arti solidaritas, nggak bakal banyak tawuran, kekerasan antar pelajar, bullying, dan macam masalah remaja lainnya.” tutur Ankin.
Banyak permasalahan remaja yang timbul karena salah menempatkan istilah solidaritas. Ia pun memberikan contoh, ketika menang lomba baris berbaris, selain faktor usaha dipengaruhi oleh faktor doa. Bisa doa temen-temen sekelasnya misalnya. Jadi, mendoakan termasuk bagian dari solidaritas.
Ankin berpesan, teman yang memiliki solidaritas baik tergantung dari selektif memilih teman. Semakin baik teman yang dipilih, semakin baik pula solidaritas yang terbangun. “Teman yang baik, akan berdampak baik juga dalam pergaulan,” tutupnya. (Mahyastuti, Elisa)

Dipublikasikan di Tabloid BIAS Edisi 4 | 2017
Solidaritas Baik! Selektif Memilih Teman Solidaritas Baik! Selektif Memilih Teman Reviewed by Elisa ELisa on Monday, March 05, 2018 Rating: 5

Sahabat

Powered by Blogger.