NOVEMBER HUJAN


Arlogi menunjukkan tengah hari
Tidak sepanas api di ubun ubun manusia
Rasanya seakan membalut sunsum
Di bawah kompromi angin dengan sang laut
Di atas nama awan yang berevaporasi

Foto: Elisa
November hujan
Bagi pujangga cinta itu pengingat
Bagi penostalgia itu kenangan
Bagi pecandu asmara itu harapan
Bagi penanam itu syukuran

November hujan
Membuat sepucuk surat merah sampai agak lama
Membuat nona kopi semakin suka menyeruput kopinya
Membuat para pesibuk tak kunjung meninggalkan singgahan
Membuat remaja berlomba menimang cinta monyetnya

November kali ini membeku
Dibawah cemara di pantai selatan
Perahu diam tak kunjung melaut
Ombak nya pun sedikit lebih marah
Namun senja sedang berbaik
Nampak lebih jingga dengan semburatQ lebih mempesona

Tapi siapa yang tahu?
Selepas senja indah itu
November tahun depan bisa saja tidak lagi hujan
Karena kekacauan manusia memanaskan dunia. (
Triwahyuni)

Dipublikasikan Tabloid BIAS, Edisi 1, 2018
NOVEMBER HUJAN NOVEMBER HUJAN Reviewed by Unknown on Tuesday, April 02, 2019 Rating: 5

No comments:

Sahabat

Powered by Blogger.