Wednesday, March 20, 2013

Merasionalkan Irasional terhadap Persepsi Subjektif



Foto : Elisa

Merasionalkan irasional langkah menetralkan konflik, judul yang rasanya berat untuk di nikmati bukan?. Mari meregangkan penat aktifitas dengan bermain logika. Kategori rasional itu seperti apa?. Apakah “Kebahagiaan itu harus berupa uang” atau “Uang tidak menjamin kebahagiaan seseorang”. Dua kalimat ini mana kalimat yang rasional dan tidak rasional?
Orang yang hidup sejak kecil terkondisi ekonomi pas-passan dengan orang yang hidup sejak kecil berlimbah materi akan berbeda. Ekonomi kecil akan berfikiran bahwa orang yang tidak memiliki uang tidak akan pernah merasakan bahagia. Berbeda, bagi mereka yang hidup sejak kecil tercukupi dengan limpahan materi. Wajar jika orang yang mapan tersebut berasumsi bahwa uang bukan jaminan kebahagiaan. Bukankah kebahagiaan akan muncul karena pernah merasakan hal yang tidak membahagiakan/tidak menyenangkan? Jadi wajar jika orang yang berlimpah materi sulit merasakan kebahagiaan, karena standar tidak bahagia tidak pernah dirasakan.
Relatifitas menjadi kunci “rasa” yang berbeda-beda bagi orang lain. Analoginya susu kedelai mungkin bagi teman enak, tetapi bagi penulis susu kedelai minuman yang memualkan. Berangkat dari kata relatif berarti tidak boleh diberlakukan sama. Lagi-lagi tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Lalu bagaimana dengan sugesti yang dominan?, tepatnya lebih dianggap sebagai ancaman. Apa dampak yang ditimbulkan? Sebelum ke inti kita melihat beberapa kasus menyangkut hal ini.

Wednesday, March 13, 2013

Humor Asik Digauli Sekaligus Modal Dengkul Penarik Dolar



Melucu meskipun tidak lucu, tertawakanlah karena hal itu

Humor salah satu cara menyehatkan badan secara fisik dan rohani. Humor ternyata berkaitan dengan strategi disiplin emosi. Mengapa emosi?.ternyata mengolah emosi dalam diri itu sangat diperlukan dalam hal apapun. Termasuk menyangkut kesehatan dan kognisi pemikiran kita. Ketidak mampuan mengontrol emosi dapat menyebabkan seseorang berpotensi tidak disukai oleh masyarakat, adapun nekat bunuh diri karena tidak bisa mengatur emosi
Humor dapat meredam angkara murka didalam kognisi. Tidak hanya secara fisik saja olahraga dilakukan, tetapi batin juga perlu berolahraga agar sehat. Humor selalu berpasangan dengan tertawa. Begitu kuatnya dua hal ini, seperti yang ditulis oleh C.C Manz dalam bukunya berjudul sekolah emosi yang menuliskan bahwa tawa sebagai kombinasi yang ampuh untuk mendapatkan kekuatan memilih bagaimana Anda merasa (193).
Betapa humor menjadi sesuatu hal yang menarik dan asyik. Asyik untuk digauli, dan asyik pula dalam dunia komunikasi terhadap sesama. Bahkan berkat humor dapat menarik pelanggan untuk mendatangi sebuah toko yang pas-passan. Observasi yang penulis lakukan selama bekerja 2 tahun di salah satu rental computer sekaligus fotocopy terbukti dapat menarik pelanggan. Penulis melakukan eksperimen kecil-kecillan. Selama 2 tahun penulis bekerja dengan sentuhan humor kepada para pelanggan. Apa yang terjadi?, toko tersebut cukup ramai pengunjung.
Bagaimana penulis dapat mengindikasikan keramaian pengunjung yang datang karena faktor humor? Tandanya cukup mudah di deteksi. Melalui wawancara terselubung kepada pelanggan tentang kesan mereka bertandang ke toko sederhana tersebut. Indikasi lain terlihat ketika banyak pelanggan yang mencari penulis untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Kenapa harus saya? Padahal di sana ada 3 rekan saya? Ternyata karena faktor humor.

Sunday, March 3, 2013

MENIKMATI RELIEF BEBATUAN NGLANGGERAN DI ATAS EMBUNG


Kebun Buah Nglangeran dari jarak jauh
Liburan di Bukit Nglanggeran jangan lupa mampir ke Kebun Buah Nglanggeran dan menikmati keindahan ukiran bebatuan yang eksotis di atas Embung. Jika sudah naik ke embung ini serasa berada di atas hollywood. Apalagi dengan sentuhan pagar seperti besi dengan latarbelakang yang eksotis seperti ini. Bagus untuk foto-foto, surga bagi mereka yang narsis dan yang mengaku sebagai fotografer. Jarak yang ditempuh dari bukit Nglanggeran tidak jauh, Cuma bermeter-meter saja.
        Kebun buah di glanggeran berbeda dari kebun buah di mangunan. Kebun buah ini berada di atas tanah seluas 20 hektar. Di tengah-tengahya terpasang sebuah gunung buatan, dimana atasnya terdapat kolam besar dengan volume 12.000 meter, luasnya sekitar 8000 meter. Sudiono menyebutnya sebagai Embung.
Embung yang dilapisi geomembran dengan keindahannya
Embung ini dilapisi oleh geomembran. Geomembran berbahan polymer lembaran yang relatif tipis ini terbuat dari lapisan geotextile. Air tidak akan meresap bocor dengan lapisan geomembran satu ini, karena lapisan ini terbuat dari aspal yang disemprot secara terus menerus sehingga kedap air. Geomembran di kebun buah Nglanggeran memiliki kekuatan 100 tahun. Fungsi geomembran menampung air selama musim hujan datang, mengingat tempat ini intensitas hujan lebih sering. Sebagai langkah persediaan air saat musim kemarau. Mengingat saat musim kemarau air relative sulit.
Kebun buah Nglanggeran ini diresmikan bulan lalu pada 19 Februari 2013, diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuono ke X. Jelas Sudiyono salah satu pengurus tempat wisata yang penulis temui tempat ini nantinya menjadi kebun buah durian dan kelengkeng. Pertamakali Kebun Buah Nglanggeran direncanakan oleh BORKANI. Sebuah Yayasan Obor Tani Semarang yang ahli dalam perkebunan.